Selasa, 24 Juni 2014

Pengalaman Tes Masuk ODP BNI

 Assalamualaikum Wr Wb, Salam sejahtera untuk kita semua :)
Teman-teman semua, pada kesempatan ini saya akan berbagi pengalaman saya selama mengikuti tes masuk ODP BNI . Tulisan ini saya tulis karena saya ingin berbagi pengalaman dan ilmu yang telah saya dapat selama saya tes, siapa tau ada teman-teman yang berminat untuk ikutan tes ODP BNI karena tes ini dibuka setiap tahunnya. Semoga melalui tulisan ini teman2 bisa mengambil pelajaran dan bisa lebih baik dari apa yang telah saya lakukan, saya berdoa semoga teman2 yang berminat untuk ikut tes ini nantinya dimudahkan oleh Allah SWT, karena saya yakin disetiap usaha, asalkan kita berdoa, belajar, khusnuzan sama Allah,, Allah akan membantu kita melalui tangan-tangan tersembunyinya. :) trust me,..it works :D hehehe...

Okay, saya mulai cerita ya daripada bertele-tele:))
Saya yakin, teman2 pasti sudah tau apa itu BNI.  PT. Bank Negara Indonesia (persero) tbk merupakan  idaman para job seeker baik yang sudah memiliki pengalaman kerja bahkan yang masih berstatus "Fresh Graduate". Hal ini bukan tanpa alasan, selain bank yang berstatus BUMN, BNI adalah bank terbesar ke-4 di Indonesia berdasarkan total aset, total kredit maupun total dana pihak ketiga.  BNI merupakan lingkungan yang tepat untuk mengembangkan karir dan potensi yang dimiliki, disamping benefit yang bisa kita peroleh. Salah satu jalur penerimaan karyawan BNI yang cukup prestigious dan banyak peminatnya yaitu  jalur seleksi ODP BNI (Officer Development Program BNI) biasa perusahaan lain programnya Management Training, dimana tes ini merupakan tes masuk BNI yang memiliki tahapan tes seleksi super ketat yaitu bisa sampai 8 tahapan tes (kebayangkan ? :D -_- ). Hal ini sangat wajar karena OPD merupakan program khusus yang disiapkan oleh BNI untuk mendidik calon karyawannya menjadi pemimpin masa depan di BNI dan wadah untuk mengembangkan karir lebih baik. Saya mengikuti tes ini pada BNI Local Career Kalimantan 2014 dan mendaftar langsung di BNI Kantor Cabang Pontianak. Seleksi ini dibuka secara nasional maupun lokal, cara mendaftarnya yaitu melalui website resmi BNI (teman2 bisa buka disini :https://recruitment.bni.co.id/index.php) ataupun melalui job fair apabila BNI memang lagi membuka lowongan ODP.
Teman2 pasti ingin tahu apa2 aja tahapan seleksinya dan bagaimana pengalaman saya selama mengikuti seleksi, ayo kita mulai :D

Well,, ini tahapan seleksinya :

#1 Seleksi Berkas 
Seleksi berkas merupakan seleksi pertama yang harus dilewati, tantangan demi tantangan sudah saya hadapai diawal tes, yaitu dari segi persiapan berkas dan administrasi. Adapun berkas2 yg diperlukan pada saat itu yaitu CV (Curriculum Vitae), FC KTP, FC akta kelahiran, FC Ijazah, FC transkip nilai, pas foto terbaru 4x6, foto postcard seluruh badan, surat keterangan belum menikah (ODP BNI mengharuskan pelamar kerja belum menikah), surat keterangan kesehatan dari dokter atau puskesmas dan SKCK dari kepolisian setempat. Untuk CV, saya punya tips khusus untuk teman2, saat itu saya memasukan CV berbahasa inggris dan kalau bisa jangan lebih dari 2 halaman, tampilkan yang penting2 saja yang menunjang karir tmn2 dan pengalaman organisasi apa dimana tmn2 menduduki posisi strategis di organisasi itu, tampilkan prestasi tmn2, jadi ringkasnya CV yang standar itu terdiri atas (Biodata pribadi, pendidikan formal, informal (kursus, pelatihan, training), pengalaman organisasi, pengalaman pekerjaan, prestasi). 
Batas akhir pengiriman berkas yaitu tgl 23 Mei 2014, dan saya memasukan berkas tgl 22 Mei 2014 bertepatan dengan selesainya SKCK saya. Sekitar 2 minggu setelah saya memasukan lamaran ke BNI, pukul 12 siang saya dipanggil oleh BNI untuk mengambil undangan "initial interview" di BNI yang berarti saya lulus seleksi administrasi, well,,, saya datang ke BNI untuk mengambil undangan tsb dan melihat jadwal tesnya, yaitu 2 hari setelah undangan ini saya peroleh. Ternyata ramai juga yg lulus seleksi administrasi. 

#2 Intial Interview
Setelah 2 hari dari saya ditelpon, saya datang ke BNI cabang Pontianak Jl, Tanjungpura untuk menghadiri intial interview (yg pada saat itu saya diinterview dengan pimpinan bagian  kredit di BNI KCU PTK). Saya lupa tanggalnya dan cerobohnya saya, surat saya hilang pula :D.  Sebelum tes ini dimulai kami diwajibkan untuk mengisi formulir biodata diri (mirip2 CV) namun yg ini lebih ringkas. Ternyata CV dan form ini yang dibwa oleh interviewer pada saat tes initial interview dan kita ditanya habis2an mengenai apa yg kita tlis di form tsb, mengenai lulusan dari mana, prestasi, domisil dan pengalaman organisasi (bagi fresh grad) maupun pengalaman kerja(bagi yg berpengalaman). Pada tahap ini tidak perlu terlalu tegang, rileks saja dan jawab setiap pertanyaan dari interviewer dengan tenang, tegas, pede dan jujur. Justru pada saat initial interview, kita lebih banyak mendapat penjelasan dari interviewer mengenai apa itu ODP BNI, posisi apa yg akan saya tempati nanti setelah lulus, benefit, proses training ODP dan gambaran penempatan lokasi kerja nanti setelah diangkat menjadi karyawan. Sebelumnya bapak itu bertanya, adek dari MIPA kimia kok mau masuk ke bank ? itu adalah pertanyaan pamungkas yg pasti ditanya jika jurusan kita tdak linier dgn perbankan, well saya punya jawaban sndiri untuk hal tsb (rahasia :D teman2 fikirkan dari skrg ya jawabannya apa nanti), diakhir sesi bpk itu bilang bahwa kami sangat senang menerima anak MIPA karena org2 mipa mudah menyesuaikan diri dan analisisnya kuat hehehe :D (lambaykan slayer BIOMA MIPA :D). Oh iya sebisa mngkin jawab pertanyaan jangan main stream ya,, jawab out off the box, jawab lain daripada yg lain, cari sisi unik dan selling point kita, niscaya kita akan bisa menjual diri kita lebih kreatif lagi didepan para interviewer. Alhamdulillah, setelah sekitar seminggu lebih, saya ditelpon oleh BNI bahwa saya dinyatakan lolos seleksi ini dan berhak mengikuti tes selanjutnya yaitu tahap psikotest (psikoasesmen). 

#4 Psikotest (Sabtu 07 Juni 2014)
Saya yakin pasti setiap job seeker sangat phobia dgn tes ini, karena banyak para job seeker yg gagal pd tahap ini, tapi untuk tes ini sebenarnya ada tips n trik yg bisa kita pelajari agar kita bisa berhasil melewatinya. Tipsnya adalah banyak berlatih soal dan memahami bentuk soal yang biasa dikeluarkan oleh masing2 intansi, biasanya kalau tes masuk bank mereka punya bentuk soal umum, begitu juga bank BNI, kurang lebih bentuk soal tes psikotes untuk masuk ODP mirip2 (tapi bentuk soalnya ya bukan soalnya sama :D).BNI menggunakan lembaga psikologi pada tes ini.

Adapun bentuk soal yg saya hadapi yaitu seperti : tes verbal, tes klasifikasi gambar, tes matematika dasar, tes pengetahuan umum, tes kemampuan ingatan, tes pauli, tes wartegg, tes memutar gambar, tes seri angka, tes padan makna n lawan kata, tes menggambar pohon dan orang. Tes ini sangat banyak memakan waktu, fikiran dan tenaga, kalau gag kuat mental bisa lambay tangan ke kamera brow :D (uji nyali kali), bayangkan saya tes dari jam 8 hingga jam 1 siang,,tips kedua teman2 sblm tes sebaiknya sarapan dulu, banyak2 baca doa, yakin dan jngn lupa bawa air minum dan buang air dlu sblm tes biar gag repot, karena mrk tidak mau menunggu kita buang air kecil :D.

Well, untuk tes ini saya ad beberapa tips unt teman2, untuk tes seperti tes verbal, tes klasifikasi gambar, tes matematika dasar, tes pengetahuan umum, tes kemampuan ingatan, tes seri angka, tes padan makna n lawan kata, banyak2 berlatih di buku soal psikotest aja, banyak kok jual bukunya di pasaran, jadi minimal udah ad persiapan sblm tes sebenarnya biar terbiasa dgn soal tsb :)). Nah, ada satu tahap tes yg benar2 buat tangan pegel n keringetan, bayangkan untuk tes ini bisa memakan waktu 1 jam lbh bro nulis aja tuh (untung waktu kuliah di kimia dlu udh terbiasa dgn tulis laporan jurnal tulis tangan :D). Nama tes ini yaitu TES PAULI, org biasa menyebutnya tes koran,kalau saya lebih suka menyebutnya tes kurang kerjaan :D(kidding), kita disuruh menjumlahkan angka2 dari atas kebawah terus menerus dimana jumlah angka tsb banyaknya satu koran kalau kita bentangkan bolak balik (kebayang gag? emangnya otak sy ini kalkulator casio :D) coba aj search di google biar lbh jelasnya. Nanti setelah 3 menit sekali kita disuruh garis diangka terakhir kita menjumlahkan angka, stlh itu lanjut lagi. Tips saya, nikmati aja hitung2annya, tetap fokus, jangan mikir macam2, teliti harus, kemudian dgr baik2 aba2 pengawas. Jangan liat kanan kiri, soal ini dinilai bukan hanya banyaknya kita bisa menjumlahkan angka, namun kestabilan kita dalam bekerja, nantinya garis yg kita buat itu menjadi seperti grafik, apabila kita kerjanya diawal cepeeettt, kemudian ditengah2 smakin merosot, maka grafiknya akan nampak turun, itu akan mengurangi nilai, sebaiknya stabil, jangan juga terlalu memaksakan diri ingin cepat namun tidak teratur. Kemarin alhamdulillah grafik saya lumayan stabil dan sisa 1 kolom aja yg blm saya isi, terus tmn sebelah saya blg, kok cepet bgt bro kerjainnya, wajar sih anak mipa ngitung mulu katanya,,hahaha, yg jelas saya sering berlatih soal ini dirmh, jadi terbiasa dgn bntuk soalnya :))

Nah, setelah itu kita istrht sbntar dan disuruh melanjutkan gambar (Wartegg tes). Pada tes ini kita diharuskan melanjutkan gambar yg ada didalam kotak (sebanyak 8 kotak). Tips gambar ini jga sama, banyak2 berlatih, walaupun keliatannya kita menggambar dgn spontan, tapi kita juga harus sudah ada konsep mau gambar apa. Untuk garis lengkung sebaiknya gambar benda hidup, kalau garis kaku dan lurus, sebaiknya gambar benda2 mati dan maskulin, kalau kebalik, kita dinilai ada yg salah dgn kepribadian kita :D. Hal terpenting juga yaitu buat gambar sedetail mungkin, tidak perlu terlalu berseni2 dan bagus, yg penting jelas apa yg kita gambar, kalau gambar muka jangan sampai tidak ada mulut, intinya setiap gambar harus lengkap isinya dan detail.  

Kemudian saya disuruh menggambar orang, dan disuruh beri nama siapa yg saya gambar, pekerjaannya, umur dan aktivitasnya sedang apa. Tipsnya yaitu gambar dengan detail, tidak perlu bagus, yg penting jelas mukanya, garis gambar jelas tidak ragu2, proporsi tubuh sesuai, gambarnya jelas org itu sedang apa, buat telapak tangan terbuka dan raut wajah senyum. Kalau kita laki2 gambar laki2, begitu sebaliknya. Gambar lengkap dari ujung kaki hingga ujung rambut, jumlah jari lengkap dll. 

Setelah itu, saya disuruh gambar pohon, kembali lagi untuk tes ini detail sangat diperhatikan, tipsnya agar lbh mudah gambar aja pohon mangga lengkap dgn buah dan daun2nya, rantingnya jelas, gambar phn tepat ditengah2 kertas, jangan terlalu kecil, tidak perlu bagus gambarnya yg pnting jelas bagian2 pohon tsb.  Kita dilarang menggambar pohon bambu, kelapa dan pisang. 

Semua tahapan psikotes telah selesai, dan panitia memberi informasi siapa2 aja yg lulus siang itu juga tepat jam 2 siang. Harap2 cemas juga nunggu hasil tes, tepat pukul 2 siang, hasil tes di tampilkan dilayar infokus, dan Alhamdulillah, nama saya masuk diantara 15 org yg lulus tahap psikotes dan wajib mengikuti tes selanjutnya yaitu tahap Focus Group Discussion (FGD) dan wawancara psikolog yang diadakan langsung hari itu juga. 

#5 Focus Group Discussion (FGD) (Sabtu 07 Juni 2014).
Tahap ini juga tidak kalah menyeramkan, banyak sekali teman saya yg gugur ditahap ini, dikelompok saya yg terdiri dari 8 orang, hanya 4 orang yg lulus. FGD adalah tes dimana kita disuruh memecahkan masalah melalui jalan diskusi (mirip2 rapat kalau tmn2 sering berkecimpung di dunia organisasi dan kepanitiaan). Pada tahap ini kami dihadapkan dengan suatu topik perbankan, dan diberikan beberapa pertanyaan seputar topik itu, seperti masalah perbankan yg terjadi di Indonesia, pengetahuan umum perbankan dll. Pada kelompok ini saya mengajukan diri menjadi moderator (sebisa mungkin tmn2 ajukan diri jadi moderator ya :D) kalau tidak dpt kesempatan jadi moderator, apa boleh buat, nikmati aja debatnya dan ungkapkan pendapat sebijak mungkin, jangan terlalu menggebu2 memberikan pendapat, karena psikolog menilai sikap kita selama memberikan pendapat, emosi kita, kemampuan menghargai pendapat dan memecahkan masalah. Ada teman saya yg menggebu2 berpendapat, sehingga selalu memotong pendapat org lain dan dominaring alhasil dia tidak lolos dalam tahap ini, ad teman saya yg mengungkapkan pendapat dengan sederhana namun masuk akal, menghargai pendapat org lain padahal dia tidak banyak bicara, dan dia bisa lolos dalam tahap ini. 

Setelah FGD selesai (sekitar 30 menit) dilanjutkan dengan tahap wawancara dengan psikolog. Untuk substansi wawancara ini lebih ke pribadian kita, tipe kita bekerja dalam tim seperti apa, dan pengalaman kuliah kita seperti apa, bagaimana kita menghadapi masalah dan bekerja sama dalam tim. Sama sekali tidak ada ditanyakan tentang perbankan dalam wawancara ini. Hadapi aja dengan pede dan yakin :) toh yg ditanya kepribadian kita juga, kita pastinya lebih mengerti keadaan diri kita jujur apa adanya jangan menambah2  hal yg tidak ada, karena kalau kita berbohong psikolog pasti tau dari raut wajah kita :).

#6 Tes Kemampuan Bahasa Inggris (TOEIC) (Senin 09 Juni 2014)
Tes ini dilaksanakan 1 hari setelah saya tes psikotest, dan bentrok dengan tes saya di BCA, di BCA saya telah memasuki tahap wawancara user, namun saya mantapkan langkah saya di BNI, dan tetap fokus. Saya yakin Allah punya hikmah kenapa di BCA dan BNI bisa bentrok, Allah lebih tau ap yg terbaik bagi kita dan apa yg tidak bisa kita ketahui. Allah memberikan keyakinan kpd saya untuk fokus di tes BNI.
 Lulus tidaknya ditahap sebelumnya (FGD dan interview psikolog) peserta diwajibkan mengikuti tes TOEIC. Tes ini merupakan tes kemampuan bahasa inggris (BNI mengharuskan calon ODP memiliki kemampuan bahasa inggris yang baik). Tes TOEIC mirip2 tes TOEFL, namun lebih mudah daripada TOEFL, karena vocab yg digunakan umum dan hanya seputar dunia kerja saja, tapi bentuk soalnya sama, ada listening, reading, structure, error recogniition testnya juga, untuk tes ini saya mempersiapkannya dengan banyak2 belajar online dan baca2 buku grammar. Saya belajar di web2 TOEIC test online seperti http://www.english-test.net/toeic/ disitu lengkap materinya dan contoh tesnya. Lama tes ini kurang lebih 2 jam yg terdiri dari sekitar 200 soal (100 soal listening dan 100 soal reading dan structure). Saya pasrahkan kepada Allah hasil tes saya, terus berdoa semoga diberikan yang terbaik sambil mnunggu hasil tesnya.

 #1 minggu berlalu belum ada pengumuman, saya mulai cemas, namun tetap berdoa dan yakin atas jalan yg Allah berikan. 

#1 minggu lebih tepatnya hari rabu tanggal 18 Juni 2014, hp saya berdering, saya liat nomor kantor, betapa senangnya saya ternyata BNI menelpon saya dan mengumumkan bahwa saya lolos tahap psikotest, psikoassesmen dan TOEIC, Alhamdulillah :)) ternyata Allah menjawab doa saya dan mengetahui apa yg terbaik bagi hambanya. Kembali lagi saya disuruh mengambil undangan tes wawancara user yang dilaksanakan juga di BNI KCU PTK. 

# 7 Wawancara User (19 Juni 2014)
Tiba saat yg ditunggu2,sembari penasaran berapa org yg lulus untuk tahap ini, ternyata dari 15 org tersisa 7 orang (pria 3 org dan perempuan ada 4 org). Wawancara ini paling lama sekitar 1 jam lebih, saya dihadapkan dengan dua interviewer dari pihak pimpinan di BNI KCU PTK, dan bertemu kembali dgn bpk yg menginterview saya di tahap initial interview, kembali modal doa dan pasrah saya lakukan, namun, sebelumnya saya telah belajar dan menggali info sebanyak2nya tentang BNI di website resmi BNI, produk BNI dan membaca2 kembali CV saya. 

Tipsnya, hadapi wawacara dengan senyuman, masuk ketuk pintu dahulu, salam interviewer dengan salaman profesional, tatap wajah mereka dengan senyuman hangat, berbicara jangan menunduk namun tatap mata mrk dengan penuh keyakinan (kayak menyatakan cinta gitu :D tapi jangan sambil pegang tangan ya :D) duduk jangan nyandar, jangan melakukan gerakan yg tidak berguna, seperti garuk kepala dll. berbicara tegas, sopan dan gunakan bahasa baku. 
Pada tahap ini, karena saya merupakan Fresh Graduate, memang hal yang paling sering ditanya adalah pengalaman organisasi, kepanitiaan, dan peran aktif saya selagi menjadi mahasiswa. Untuk tmn2 yg rajin organisasi, bersyukurlah dan teruslah berkarir disana namun tetap imbang dengan akademisnya, karena itu adalah modal besar bagi teman2, berapa besar IPK tidak terlalu ditanya, namun seberapa besar peran aktif kita di kampus, organisasi dan kemampuan kita bekerja dalam tim yang menjadi daya tarik mereka. Janganlah jadi mahasiswa yang KUPU2 (kuliah pulang2) karena sbg fresh grad yang mencari kerja tidak ada modal lain selain peran aktif kita di organisasi pada saat wawancara nanti, pihak perusahaan tidak akan memilih org2 yg pasif  :)). 

Tahap ini selesai dan saya disuruh menunggu panggilan apabila lolos malam itu juga dan berhak mengikuti tes kesehatan besok harinya. Pulang dengan wajah yakin sembari terus berdoa kepada Allah, istirahat sejenak, ditengah2 saya sedang bermain PES dirumah, ada telpon dari BNI bahwa saya lolos wawancara user, Alhamdulillah,,, Allah kembali mengabulkan doa saya :). Akhirnya tibalah saya pada tahap akhir dari tes masuk ODP BNI yaitu Tes Kesehatan besok harinya. 

 #8 Tes Kesehatan di Prodia Pontianak (20 Juni 2014). 
Walaupun sebagian org berkata, kalau udah tes kesehatan bisa diartikan udah 95 % lolos, saya tetap pasrah atas ketetapan Allah dan terus berharap dan berdoa, tes ini merupakan tes yg paling serem menurut saya, bagaimana tidak, jika tidak lulus, bukan hanya kita gagal masuk ODP BNI setelah melewati semua tahapan tes, tapi kita akan tau bahwa kita mengidap penyakit,,ckckck...Ya Allah berikanlah kesehatan kepada hamba aamiinn :)

Adapun tes yang dilakukan oleh prodia Pontianak yaitu tes urin, tes darah puasa 8 jam (sebelum tes kita diwajibkan puasa 8 jam, hanya boleh minum air putih), tes darah puasa 2 jam setelah makan (ini semua untuk mengetahui kadar gula darah, diabetes, kolesterol dan hb kita, apakah kita pencandu narkoba atau tidak, mengidap penyakit menular atau tidak). Kemudian EKG (rekam jantung) nantinya dada, pergelangan kaki dan tangan dipasangkan kabel2 dan denyut jantung kita direkam. Lalu tes fisik, seperti tinggi badan, berat badan, garis perut (hati2 yang buncit ya :D ^^v) , tekanan darah, mulut, gigi, buta warna, tes mata). Kemudian tes ronsen, nantinya dada kita dironsen untuk mengetahui apakah kita mengidap penyakit paru2 atau tidak. 

Tes kesehatan benar2 murni apa adanya kita, tidak ada trik yang dapat kita lakukan selain menjaga pola hidup sehat, jangan sering lembur, jangan sering merokok, makan makanan rendah kolesterol dan jaga pola makan. Hasil tes ini diumumkan beberapa hari kemudian dan setelah itu baru BNI akan menghubungi kita hasil tesnya, apabila lolos tes kesehatan, maka kita telah lolos semua tahapan seleksi ODP BNI dan berhak mengikuti training selama 3 bulan di Jakarta dan magang (OJT) 3 bulan di Jakarta, setelah hampir 1 tahun baru diangkat menjadi karyawan BNI dan penempatan. 

Well,,,,,,semua tahap telah saya lalui, namun saya masih menunggu informasi lulus tidaknya saya di tes kesehatan ini, apa yg bisa saya lakukan hanya berdoa dan pasrah atas ketetapan Allah, saya yakin ada tangan2 tersembunyi yang membantu saya selama saya mengikuti tes ini hingga bisa sampai ditahap akhir ini. Cerita ini saya tulis semata2 hanya untuk berbagi pengalaman dan sharing kepada teman2 smua, bukan untuk maksud lain, dengan tulus saya meluangkan waktu saya untuk menulis cerita ini, semata2 supaya teman2 termotivasi dan bisa mengambil pelajaran dari apa yg telah saya alami, smoga tulisan saya ini bermanfaat untuk semuanya dan saya tetap memohon doa dari teman2 smua :).
Semoga kita semua diberikan kemudahan oleh Allah disetiap usaha kita, karena yakinlah bahwa setelah kesulitan, selalu ada kemudahan, tetap khusnuzan kepada Allah, do the best, usaha, belajar dan berdoa. Insya Allah ada jalan :)
Sekian cerita sederhana ini, apabila ada kata2 yg tidak berkenan dihati teman2 mhn maaf, apabila pengucapan kalimat saya tidak baik mohon maaf, kebenaran datang dari Allah, yg salah dari saya pribadi, 
Wassalamualaikum Wr Wb :)).. salam sukses untuk kita semua :D